Minggu, 25 Mei 2014

SIAPA PRESIDEN KITA...???

Memilih pemimpin yg bertanggung jawab kepada rakyat

Dunia politik tanah air sedang mengalami suhu yang memanas dengan penuh dinamika yang terjadi beberapa hari belakangan sampai dengan hari ini. Kontestasi politik untuk memilih capres dan cawapres pilihan rakyat semakin menarik dikaji dan dianalisis. Masing-masing calon telah menawarkan visi misinya agar mampu merebut kekuasaan dengan suara terbanyak agar sampai dan duduk dikursi lembaga eksekutif. Adapun calon presidennya ada dua yaitu prabowo-hatta dan Jokowi-Jk. Inilah dua pasang calon yang akan bertarung dipilpres mendatang. Tentunya ini akan menghemat anggaran Negara karena hanya ada 2 pilihan bagi rakyat untuk memilih siapa yang layak menduduki RI 1 dan 2. Saya kira rakyat sudah cerdas dalam memilih dipilpres nanti.

Dalam konteks ini saya ingin mengkaji dari sisi kepemimpinan politik dua calon yang diusung oleh masing-masing partai politik. Andrew Heywood, (2000:188) "menyatakan bahwa Kepemimpinan politik dapat dipahami sebagai pola perilaku, kepemimpinan terkait sekali dengan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain dalam mengupayakan tujuan yang diharapkan." Sedangkan sebagai kualitas personal berkaitan dengan kharisma dan sebagai nilai politik yaitu menggerakkan orang lain dengan otoritas moral.
Berangkat dari pemahaman diatas kepemimpinan politik seyogianya bukan hanya mampu mempengaruhi pemilih tetapi harus melakukan pencapaian nilai-nilai politik yang bisa mengedukasi rakyat. Dengan sistem demokrasi yang mengandung pemerintahan dari, oleh dan untuk rakyat berarti pemimpin yang terpilih bertanggung kepada rakyat bukan kepada sekolompok elit politik yang ada. Kita tidak mau rakyat hanya menjadi dialamatkan pada saat melakukan kampanye. Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin yang dekat dengan rakyatnya dan memahami persoalan yang menyangkut kehidupan public baik itu dalam hal pembangunan ekonomi, pelayanan, pendidikan dan kesehatan yang memang dirasakan oleh rakyat. Ini merupakan cita-cita kita bersama seluruh komponen masyarakat indonesia yang multicultural ini
Kita berharap pemimpin yang terpilih nanti mampu menjawab espektasi dan bertanggung kepada rakyat yang dikemas dalam visi-misi serta program pro rakyat masing –masing capres dan cawapres. Jangan sampai setiap kebijakan yang direncanakan dan diputuskan bukan kebutuhan rakyat melainkan kebutuhan segilintir kelompok-kelompok kepentingan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar