Memilih pemimpin yg bertanggung jawab kepada rakyat
Dunia politik tanah air sedang mengalami suhu yang
memanas dengan penuh dinamika yang terjadi beberapa hari belakangan sampai
dengan hari ini. Kontestasi politik untuk memilih capres dan cawapres pilihan
rakyat semakin menarik dikaji dan dianalisis. Masing-masing calon telah
menawarkan visi misinya agar mampu merebut kekuasaan dengan suara terbanyak
agar sampai dan duduk dikursi lembaga eksekutif. Adapun calon presidennya ada
dua yaitu prabowo-hatta dan Jokowi-Jk. Inilah dua pasang calon yang akan
bertarung dipilpres mendatang. Tentunya ini akan menghemat anggaran Negara
karena hanya ada 2 pilihan bagi rakyat untuk memilih siapa yang layak menduduki
RI 1 dan 2. Saya kira rakyat sudah cerdas dalam memilih dipilpres nanti.
Berangkat dari pemahaman diatas kepemimpinan politik
seyogianya bukan hanya mampu mempengaruhi pemilih tetapi harus melakukan
pencapaian nilai-nilai politik yang bisa mengedukasi rakyat. Dengan sistem
demokrasi yang mengandung pemerintahan dari, oleh dan untuk rakyat berarti
pemimpin yang terpilih bertanggung kepada rakyat bukan kepada sekolompok elit
politik yang ada. Kita tidak mau rakyat hanya menjadi dialamatkan pada saat
melakukan kampanye. Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin yang dekat dengan
rakyatnya dan memahami persoalan yang menyangkut kehidupan public baik itu
dalam hal pembangunan ekonomi, pelayanan, pendidikan dan kesehatan yang memang
dirasakan oleh rakyat. Ini merupakan cita-cita kita bersama seluruh komponen
masyarakat indonesia yang multicultural ini
Kita berharap pemimpin yang terpilih nanti mampu
menjawab espektasi dan bertanggung kepada rakyat yang dikemas dalam visi-misi
serta program pro rakyat masing –masing capres dan cawapres. Jangan sampai
setiap kebijakan yang direncanakan dan diputuskan bukan kebutuhan rakyat
melainkan kebutuhan segilintir kelompok-kelompok kepentingan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar