Tidak puas dengan jawab rektor Universitas Islam Negeri
Suska Riau, M. Nazir. Ratusan mahasiswa yang berdemo langsung menuju jalan
soebrantas, jalan lintas Pekanbaru – Bangkinang.
Tidak hanya memblokade jalan yang menghubungkan kota
pekanbaru dan Sumatra barat, demostran juga membakar ban ditengah jalan.
“ini kami lakukan supaya seluruh masyarakat Indonesia tahu
bahwa ada kejanggalan di kampus UIN ujar Riski
Junior, Salah seorang Demonstran.
Akibat dari blockade tersebut, arus lalu lintas menjadi
tersendat, Beberapa petugas polsek tampan sudah sampai dilokasi, ketegangan
sempat terjadi ketika Polsek Tampan ingin memadamkan api. Polisi tersebut ingin
memcabut pistolnya “tembak kami !!!, Teriak mahasiswa yang langsung mengepung
oknum polisi tersebut (san)…
Demonstrasi ini berawal dari ketidak transparannya
Rektor UIN SUSKA RIAU dalam menggunakan anggararan kuliah. Sementara aparat
kepolisian dari sector tampan tak mampu mengendalikan massa.
Beberapa ketegangan terjadi antara mahasiswa dengan
pihak kepolisian, sehingga kemacetan terjadi antara arah pekanbaru – bangkinang
mencapat 20 km.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar